Home AD

Tuesday, April 12, 2016

KOMPETENSI UTAMA WIRAUSAHA

Disamping kompetensi di atas wirausaha juga harus memiliki pengalaman yang seimbang. Menurut  Douglas Cloud (1993; 8) ada empat kemampuan utama yang diperlukan untuk mencapai pengalaman yang seimbang agar wirausaha berhasil, yaitu :
1.    Technical competence, yaitu memiliki kompetensi dalam bidang rancang bangun sesuai dengan bentuk usaha yang akan dipilih. Misalnya, kemampuan dalam bidang teknik dan disain produksi, ia harus betul-betul mengetahui bagaimana barang dan jasa dapat dihasilkan dan disajikan.
2.      Marketing competence, yaitu memiliki kompetensi dalam menemukan pasar yang cocok, mengidentifikasi pelanggan dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Ia harus mengetahui bagaimana menemukan peluang pasar yang spesifik, misalnya pelanggan dan harga khusus yang belum dikelola pesaing.
3.  Financial competence, yaitu memiliki kompetensi dalam bidang keuangan, mengatur pembelian, penjualan, pembukuan, perhitungan laba/rugi. Ia harus mengetahui bagaimana cara mendapatkan dana dan menggunakannya.
4.      Human relation competence, yaitu kompetensi dalam mengembangkan hubungan personal, seperti kemampuan berelasi, dan menjalin kemitraan antar perusahaan. Ia harus mengetahui hubungan interpersonal secara sehat.
Small Business Development Centre dalam Suryana (2009 : 92) mengemukakan bahwa wirausaha yang berhasil memiliki lima kompetensi yang merupakan fungsi dan kapabilitas yang diperlukan, yaitu teknik, pemasaran, keuangan, personalia, dan manajemen. Wirausaha sebagai manajer dan sekaligus pemilik perusahaan dalam mencapai keberhasilan usahanya harus memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, tujuan, pandai mencari peluang, dan adaptif dalam menghadapi perubahan. Untuk mencapai keberhasilan usaha yang dimiliki sendiri sangatlah bergantung pada :
1.      Individual skills and attitudes, yaitu keterampilan dan sikap individual
2.      Knowledge of business, yaitu pengetahuan tentang usaha yang akan dimasukinya
3.      Estabilihment of goal, yaitu kemantapan dalam menentukan tujuan perusahaan
4.      Take advantages of the apportunities, yaitu keuanggulan dalam mencari peluang
5.      Adapt to the change, yaitu  kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

6.  Minimize the threats to business, yaitu kemampuan meminimalkan ancaman terhadap perusahaan.

Follow by Email